Melihat Ribuan Koleksi Kain Khas Tradisional Indonesia di Museum Tekstil Jakarta

Pilihan Editor :

Melihat Ribuan Koleksi Kain Khas Tradisional Indonesia di Museum Tekstil Jakarta
KURAZONEApa sih yang tidak dimiliki oleh Jakarta? Ibukota Indonesia ini memang banyak memiliki beragam objek wisata, mulai dari wisata alam, wahana bermain hingga beragam museum yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu museum di Jakarta yang cukup unik untuk didatangi adalah Museum Tekstil,  beragam jenis kain khas Indonesia tersimpan baik disini.

1.      Sejarah Museum Tekstil Jakarta

Awal mula berdirinya Museum Tekstil Jakarta pada tanggal 28 Juli 1976 dan diresmikan oleh istri presiden RI ke-3 yaitu Ibu Tien Soeharto. Gedung yang digunakan sebagai Museum Tekstil ini, dulunya adalah bekas rumah milik orang Perancis lalu kemudian dijual kepada konsulat Turki bernama Abdul Aziz Al Musawi Al Katiri hingga akhirnya mengalami beberapa perpindahan tangan kepemilikan, kemudian dijadikan Markas Besar Barisan Keamanan Rakyat (BKRI) pada masa menjelang kemerdakaan Indonesia. Pada tahun 1975, barulah gedung ini menjadi milik pemerintah DKI Jakarta dan tahun berikutnya resmi dijadikan sebagai Museum Tekstil.

2.      Beragam Koleksi di Museum Tekstil Jakarta


Bagi kamu yang berada di Jakarta dan ingin belajar banyak mengenai berbagai jenis kain tradisional di Indonesia, tidak perlu repot berjalan-jalan ke luar daaerah hanya untuk mengenal ragam jenis kain khas yang ada di Indonesia, cukup datangi Museum Tekstil, maka kamu sudah bisa menemukan ribuan jenis kain dan motif. Kurang lebih 1.000 jenis koleksi kain tersimpan di Museum Tekstil. Untuk memudahkan pembagian kain yang banyak jenisnya ini, pihak pengelola membaginya menjadi 4 kelompok yaitu jenis kain batik, kain tenun, koleksi kain campuran dan koleksi peralatan yang biasanya dipakai untuk proses pembuatan kain.

3.      Aktivitas Wisata Yang Bisa DiLakukan

Saat berada di Museum Tekstil Jakarta, pengunjung bisa melihat langsung beragam jenis kain, mulai dari yang jenis tenun hingga batik, corak yang ada juga sangat banyak, seperti corak geometris, abstrak dan lainnya. Pengunjung diperbolehkan mengambil foto atau berfoto ditempat ini. Untuk semakin mengenalkan pada pengunjung tentang pewarnaan tekstil, pada area belakang museum, dibuat lahan untuk menanam berbagai jenis tumbuhan dan pohon yang biasa digunakan sebagai bahan pewarna alami untuk pembuatan kain khas. Selain itu, tersedia pula kursus membuat batik yang bisa diikuti oleh pengunjung pada saat jam buka museum. Kursus membatik ini dilakukan pada bangunan yang terdapat di belakang museum, bangunan bergaya panggung ini sangat nyaman dijadikan sebagai tempat kursus karena mengusung tempat terbuka sehingga pengunjung bisa belajar sambil menikmati sejuknya udara di sekitar museum.


4.      Lokasi dan Harga Tiket

Museum Tekstil Jakarta berada di Jl. Aipda Ks.Tubun Raya No.2-4, RT.4 RW.2, Kota Bambu Sel., Palmerah, Jakarta Barat. Lokasi bisa ditemukan dengan mudah lewat aplikasi Google map.Transportasinya cukup mudah, apalagi jika menggunakan jasa Karental, sewa mobil Jakarta terpercaya.

Setiap pengunjung yang ingin masuk ke museum, harus membayar tiket masuk terlebih dahulu sebesar Rp 5.000/orang. Museum Tekstil buka dari jam 09.00 – 15.00 waktu setempat.
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tidak ada komentar :

1. Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik agar orang lain tahu sebijak apa karakter anda melalui kata kata.
2. Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini.
3. Mohon untuk tidak menyertakan Link Aktif pada kolom komentar.
4. Mohon maaf apabila tidak sempat membalas komentar 1 per 1.
5. Komentar selalu di moderasi.