5 Tips Mendaftarkan Diri untuk Kartu Kredit Pertama Kalinya

This content uses Indonesian, please change to your language by pressing the translate button below.
Thank you for your visit.

KURAZONE ~ Penggunaan kartu kredit pada masa ini menjadi pilihan banyak orang, terutama anak muda yang mudah diiming-imingi poin, cashback dan miles. Namun sayangnya, semua orang tidak bisa mendapatkan kartu kredit untuk pertama kalinya dengan mudah. Diperlukan cara mendaftarkan diri untuk kartu kredit yang tepat agar bisa mendapatkannya dengan mudah.

5 Tips Mendaftarkan Diri untuk Kartu Kredit

Sebagian besar orang merasa malas untuk mengajukan kartu kredit lantaran persyaratan dalam pembuatannya dinilai cukup merepotkan. Namun tenang saja, karena mendapatkan kartu kredit pertama kali bukan hal yang sulit, terlebih saat ini banyak channel yang dapat membantu orang untuk mendapatkannya. Berikut ini merupakan 5 mendaftarkan diri untuk kartu kredit yang bisa Anda lakukan, di antaranya yaitu:

1. Menggunakan Marketplace Produk Keuangan

Ada banyak marketplace atau e-commerce yang menjual produk keuangan seperti asuransi dan kartu kredit. Dengan begitu Anda bisa mencari tahu bank yang menerima nasabah kartu kredit untuk pertama kalinya dengan syarat yang tidak merepotkan. Anda juga bisa langsung mengajukan pembuatan kartu kredit lewat marketplace tersebut. Cara ini tentunya lebih mudah, dibandingkan dengan melakukan pengajuan ke bank satu persatu.
Adapun cara pengajuan lewat marketplace atau e-commerce sangatlah mudah yaitu anda hanya perlu mendaftarkan diri untuk kartu kredit secara online. Selanjutnya, customer service akan menghubungi Anda.

2. Lakukan Pengajuan Kartu Kredit di Bank Tempat Anda Menabung

Pada dasarnya membuat kartu kredit bisa dilakukan di bank mana saja dan tidak mengharuskan Anda untuk memiliki tabungan terlebih dahulu. Misalnya, Anda merupakan nasabah BRI namun ingin membuat kartu kredit mandiri, hal tersebut boleh saja dilakukan tetapi kesempatan lulusnya kecil.
Karena bank akan memprioritaskan nasabahnya untuk pembuatan kartu kredit, dimana riwayat kredit nasabah sudah terekam pada database perbankan. Hal tersebut memudahkan bank untuk memverifikasi kelayakan besar limit yang Anda terima.

3. Memilih Kartu Kredit yang Tepat

Setiap bank akan menawarkan ,3 kartu kredit yang memiliki manfaat dan limit berbeda, yaitu platinum, gold dan silver. Anda harus memilih kartu yang tepat agar bank tidak menolak pengajuan kartu kredit. Bagi milenial yang baru pertama kali mendapatkan kartu kredit bisa memilih limit terkecil agar bank tidak ragu memberikan Anda kartu.

4. Melengkapi Dokumen yang Dibutuhkan

Banyak orang yang mengeluh untuk melengkapi dokumen, lantaran sedikit memakan waktu dan merepotkan. Padahal kelengkapan dokumen merupakan salah satu syarat membuat kartu kredit untuk menilai, apakah Anda pantas mendapatkan kartu kredit tersebut. Adapun dokumen yang dibutuhkan biasanya yaitu:
  1. Bagi karyawan: NPWP, fotokopi KTP dan bukti penghasilan
  2. Bagi wirausaha: NPWP, fotokopi buku tahun (2 bulan terakhir), fotokopi KTP beserta akta pendirian atau SIUP atau TDP.
  3. Profesional: bukti penghasilan, fotokopi KTP, NPWP dan fotokopi Surat Izin Profesi dan NPWP.

5. Memiliki Riwayat Kredit yang Baik

Sebelum membuat kartu kredit, pastikan bahwa Anda memiliki riwayat kredit yang baik. Ada beberapa jenis utang yang menjadi bahan pertimbangan bagi bank, misalnya kredit mobil, rumah bahkan gadget. Jika salah satu kredit ada yang tertunda atau pembayaran tidak jelas, kemungkinan pengajuan kartu kredit anda ditolak. Oleh sebab itu, pastikan Anda melunasi utang atau kredit yang Anda miliki terlebih dahulu.

Itulah 5 tips mendaftarkan diri untuk kartu kredit pertama kalinya. Tentunya dengan tips tersebut Anda bisa mendapatkan kartu kredit dengan mudah.




Post a Comment

1. Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik agar orang lain tahu sebijak apa karakter anda melalui kata kata.
2. Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini.
3. Mohon untuk tidak menyertakan Link Aktif pada kolom komentar.
4. Mohon maaf apabila tidak sempat membalas komentar 1 per 1.
5. Komentar selalu di moderasi.

Lebih baru Lebih lama