Bahaya dan Dampak yang Terjadi Jika Minum Kopi Saat Perut Kosong


KURAZONE
~ Kopi adalah minuman yang semakin digemari oleh masyarakat beberapa waktu terakhir ini. Namun minum kopi terus menerus bisa menimbulkan masalah pada kesehatan pencernaan juga. Itulah sebabnya banyak orang yang merekomendasikan untuk menikmati kelezatan kopi bersama dengan makanan yang tepat.

Cara ini bisa membuat Anda tetap sehat dengan tepat mengkonsumsi minuman yang Anda sukai itu. Oleh sebab itu, Anda sangat disarankan untuk mengonsumsi kopi sambil makan sesuatu. Tidak disarankan minum kopi saat perut kosong. 
Kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tapi jika diminum saat perut kosong, justru dapat berefek buruk bagi tubuh Anda.
Bagi sebagian orang, kopi ibarat candu karena dapat membuat Anda lebih terjaga dan meningkatkan mood. Tak sedikit juga yang menjadikan kopi sebagai minuman pertama yang dikonsumsi di pagi hari, bahkan dalam keadaan perut kosong.

Bahaya Minum Kopi Saat Perut Kosong

1. Mengalami Dehidrasi dan Kerusakan Gigi

Tahukah Anda bahwa minum kopi saat perut kosong akan menyebabkan Anda banyak mengeluarkan buang air kecil? Hilangnya berbagai mineral penting di dalam tubuh melalui urine ini membuat tubuh Anda mengalami dehidrasi karena kebiasan yang tidak tepat ini. Mineral ini termasuk kalsium, potasium, dan magnesium. Jadi sebaiknya pertimbangkan lagi kebiasaan Anda, agar terhindar dari bahaya minum kopi saat perut kosong.
Selain mengganggu penyerapan mineral penting, minum kopi saat perut kosong berakibat pada dehidrasi. Sering buang air kecil membuat tubuh kehilangan cairan secara drastis. Dehidrasi dapat membuat tubuh lemas, sakit kepala bahkan pingsan.

Dehidrasi yang disebabkan oleh meminum kopi saat perut kosong ternyata berpengaruh pada menurunnya jumlah magnesium dalam tubuh. Akibatnya, tubuh akan mengalami masalah kesehatan seperti kerusakan gigi. Tidak hanya itu, peran penting magnesium yang hilang juga dapat menyebabkan osteoporosis, migrain, dan hipertensi. 

2. Peningkatan Asam Lambung

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry, disebutkan bahwa efek minum kopi saat perut kosong dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Akibatnya, bisa timbul keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, dan muntah.

Selain itu, minum kopi saat perut kosong dapat memperberat beberapa penyakit saluran cerna, salah satunya irritable bowel syndrome. Keluhan heartburn, nyeri perut, kembung, dan gangguan pencernaan lainnya pun bisa muncul.

Kopi yang tergolong asam memang seringkali disebut-sebut sebagai penyebab peningkatan asam lambung bagi banyak orang. Oleh sebab itu, Anda yang memiliki masalah dengan pencernaan dan lambung sangat dilarang minum kopi saat perut kosong. Jika terlambat ditolong, asam lambung yang meningkat bisa mengancam bahkan nyawa Anda.
Asam lambung meningkat membuat perut terasa mual, pusing hingga dapat menyebabkan vertigo. Bahkan dilansir dari Positive Med, kadar asam lambung yang tinggi dapat mengakibatkan sejumlah masalah pencernaan, seperti radang perut, rasa panas dalam perut serta sindrom iritasi usus besar. Kopi 'murah' biasanya mengandung asam lebih tinggi. Oleh karenanya lebih disarankan untuk mementingkan kualitas daripada kuantitas kopi.

3. Penyerapan Nutrisi Terganggu

Kandungan kafein dalam kopi yang terlalu tinggi dapat mengacaukan siklus penyerapan nutrisi dari makanan yang dimakan. Jadi jika Anda mengonsumsi kopi dengan perut kosong, maka tubuh Anda akan menangkap respon untuk mengolah nutrisi secepat mungkin.

Oleh karena itu, orang yang minum kopi sering kali ke kamar mandi untuk buang air. Hal ini tentu membuat tubuh tak memiliki banyak waktu untuk menyerap mineral dalam tubuh.
Minum kopi saat perut dalam keadaan kosong membuat tubuh kekurangan magnesium. Kekurangan magnesium dapat memicu timbulnya sederet masalah kesehatan antara lain, kerusakan gigi, osteoporosis, migrain, hipertensi dan penyakit jantung.

4. Menghambat Produksi Serotonin

Saat ini ada banyak orang yang ingin memiliki perasaan bahagia dan puas dalam hidupnya. Perasaan bahagia dan puas ini hanya akan Anda dapat muncul jika produksi hormon serotonin dalam tubuh Anda mencukupi.

Masalahnya, konsumsi kopi di perut kosong akan membuat hormon serotonin sulit diproduksi. Akhirnya Anda pun akan sulit merasa bahagia dengan keadaan disekitar Anda.
Dilansir dari Natural Society, minum kopi saat perut kosong bisa mengakibatkan 'terbuangnya' hormon kortisol atau hormon stres langsung pada aliran darah. Akibatnya, tubuh jadi haus akan asupan gula, sulit berpikir jernih dan mengganggu pola tidur.

5. Menyebabkan Stress dan Gelisah

Jika hormon serotonin tidak diproduksi dengan cukup, maka banyak pegawai yang akan mengalami gelisah dan stress. Jadi Anda harus memperhatikan waktu-waktu yang tepat di mana Anda bisa mengonsumsi kenyataan yang ada.

Selain itu, efek yang dapat terjadi jika minum kopi saat perut kosong adalah peningkatan hormon stres yaitu kortisol. Hormon kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berperan untuk metabolisme, mengatur tekanan darah, dan gula darah.

Pada saat Anda baru bangun tidur, terdapat peningkatan hormon kortisol dalam tubuh. Lalu hormon ini akan menurun di siang hari dan meningkat kembali saat akan tidur. Untuk itu, pada orang yang minum kopi di pagi hari saat perut kosong, peningkatan kadar hormon kortisol bisa terjadi.

6. Meningkatkan Kecemasan

Kopi sering kali menjadi teman setia di kala Anda merasa stres akan deadline pekerjaan atau lembur di kantor. Namun, National Institute of Mental Health di Amerika Serikat menyarankan bagi Anda yang sering mengalami gangguan cemas untuk menghindari kopi ataupun minuman berkafein lainnya.

Kafein dapat memperparah kecemasan, karena dapat membuat Anda tidak dapat tertidur pulas atau mencetuskan respons flight or fight tubuh. Jadi bagi Anda yang memiliki gangguan cemas, hati-hati agar tidak minum kopi terlalu banyak.

7. Mempengaruhi Kadar Gula Darah

Efek minum kopi saat perut kosong lainnya adalah dapat menurunkan sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin berarti respons sel-sel tubuh terhadap kadar gula darah. Setelah Anda makan, tubuh memproduksi insulin untuk mencerna glukosa yang masuk dan terjadi peningkatan kadar gula darah.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care, disebutkan bahwa minum kopi dapat menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan kadar gula darah.
Kopi juga dapat menyebabkan efek adiktif. Bahkan menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Food Science, pada beberapa orang, efek adiktif ini dapat diturunkan secara genetik dan membuat mereka berisiko mengalami ketergantungan kopi.
Minum kopi sebelum makan dan secara berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan cemas, berdebar, serangan panik, nyeri kepala, insomnia, dan peningkatan tekanan darah. Untuk itu, batasi konsumsi kafein Anda maksimal 400 mg per hari (sekitar 0,95–1,12 liter kopi).
Minum kopi sebagai sarapan sebenarnya dapat berpengaruh baik jika sebelumnya kamu sudah mengisi perut dengan asupan makanan. Sebab, makan sebelum minum kopi dapat memberikan efek positif dan membuat tubuh menjadi lebih segar dan terjaga dari kantuk. Jadi, kafein dalam tubuh juga akan beraksi baik jika tubuh sudah mengonsumsi cukup nutrisi sebelumnya.

Perlu Anda perhatikan juga bahwa untuk wanita hamil, sebaiknya batasi konsumsi kopi maksimal 1 cangkir per hari. Selain itu, pastikan Anda tidak minum kopi saat perut kosong agar tidak terjadi masalah kesehatan.


Referensi :
  • https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20171030195627-255-252253/4-bahaya-minum-kopi-saat-perut-kosong
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3143789/ini-alasan-tidak-boleh-minum-kopi-saat-perut-kosong
  • https://bp-guide.id/AX4qlBFz