5 Tips Memilih Influencer yang Tepat untuk Keperluan Branding

This content uses Indonesian, please change to your language by pressing the translate button below.
Thank you for your visit.

KURAZONE ~ Bagi orang yang bekerja dibidang pemasaran memiliki seorang influencer yang tepat untuk mempromosikan brand adalah harus yang dilakukan agar bisnis yang dijalankan bisa terus berkembang. Di era digital seperti saat ini, para marketer berlomba-lpmba untuk bisa mendapatkan influencer yang memang berkompeten untuk keperluan pemasaran.
Salah satu faktor yang membuat orang tertarik dan memutuskan pilihan pada suatu brand tertentu adalah dari rekomendasi yang diberikan oleh para influencer. Terkait dengan hal tersebut di artikel kali ini kami akan memberikan sedikit tips memilih influencer yang tepat untuk keperluan branding.

Tips Memilih Influencer yang Tepat

Memilih influencer yang tepat memang sebuah hal yang wajib, karena untuk memaksimalkan pemasaran agar bisa sesuai dengan target yang telah ditentukan. Meski bukan perkara yang mudah, namun dengan mengikuti tips di bawah ini kamu akan bisa mendapatkan influencer yang tepat untuk kebutuhan branding bisnis kamu.


#1 Melakukan Penelitian

Meneliti data sebelum memutuskan untuk menggunakan seorang influencer untuk melakukan branding adalah hal penting pertama yang perlu kamu lakukan. Cari tahu konten seperti apa yang ia bawa serta apakah konten tersebut relevan dengan brand milikmu. Hal itu dikarenakan setiap influencer memiliki pasarnya masing-masing jadi kamu jangan asal pilih.

Hanya karena influencer tersebut memberikan dampak yang positif terhadap suatu brand belum tentu juga akan berdampak positif terhadap brand kamu. Sebagai contoh, jika kamu memiliki brand teknologi maka kamu harus mencari influencer yang berfokus pada teknologi dengan engagement rate yang bagus. Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kamu juga harus mencari hal-hal negatif dari influencer tersebut.

Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang bisa saja membuat brand kamu jadi terlihat buruk di mata konsumen. Jeka hal negatif tersebut memang ada, maka kamu bisa mempertimbangkannya kembali untuk memilih influencer yang lain.

#2 Tentukan Tujuan Kampanye

Menentukan tujuan juga menjadi tips memilih influencer yang tepat untuk bisnis kamu. Kamu harus tahu tujuan dari kampanye dibuat, apakah ingin mengenalkan produk baru, ingin mendapatkan penjualan atau ingin memperluas jangkauan pasar brand kamu. Hal ini sangat penting karena saat ini ada beragam influencer, mulai dari influencer Instagram, YouTube, TikTok hingga Blogger.

Dengan mengetahui tujuan kampanye dibuat kamu bisa memilih influencer yang tepat untuk menjalankan kampanye tersebut. Misalnya saja jika kamu membuat kampanye untuk memperkenalkan produk baru, kamu dapat menggunakan influencer Instagram atau TikTok yang memiliki banyak pengikut.

#3 Menggunakan Platform Influencer Marketing

Mencari influencer marketing saat ini sudah semakin mudah karena sekarang sudah ada banyak platform yang menampung banyak influencer dengan berbagai keahlian. Melalui platform seperti ini kamu bisa dengan cepat mencari influencer yang kamu butuhkan untuk mempromosikan brand. Kamu bisa melihat semua data terkait influencer tersebut secara detail dan mudah.

Salah satu situs yang menyediakan banyak influencer terbaik dari seluruh dunia adalah intellifluence. Melalui situs ini kamu dapat mencari influencer yang sesuai dengan brand kamu. Salah satu influencer yang menjadi sorotan saat ini adalah Shayla McLeary-Jones. Selain kamu dapat menemukan influencer yang menjadi sorotan, kamu juga dapat mencari influencer yang memiliki topik sama dengan brand milikmu.

Dengan menggunakan platform influencer marketing kamu dapat bekerjasama dengan aman, karena semua transaksi yang dilakukan harus melalui pihak Intellifluence.com jadi akan menghindarkan kamu dari tindakan penipuan.

#4 Sesuaikan dengan Audience

Semuanya akan percuma jika kamu memilih influencer yang tidak sesuai dengan audience brand kamu. Untuk bisa menjangkau konsumen yang luas, dibutuhkan seorang influencer yang memiliki audience sama dengan brand yang kamu miliki. Sebagai contoh, jika kamu menargetkan audience dengan usia 18-25 tahun maka kamu harus memilih seorang influencer yang memiliki audience dengan kisaran usia tersebut.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan minat dan ketertarikan audience kamu terhadap suatu konten. Misalnya saja audience kamu ternyata lebih tertarik terhadap konten video daripada konten yang hanya menampilkan gambar dan tulisan saja. Dari situlah kamu harus mencari influencer yang memberikan konten dengan format video.

#5 Cek Riwayat Influencer

Tips memilih influencer yang tepat untuk keperluan branding berikutnya adalah dengan mencari tahu riwayat dari influencer yang hendak kamu gunakan. Misalnya saja apakah influencer tersebut apakah pernah bekerjasama dengan brand kompetitor atau tidak. Jika memang pernah sebaiknya kamu tidak menggunakan influencer tersebut, karena hal tersebut bisa berdampak pada value dari brand kamu.

Jika memungkinkan, sebaiknya kamu mencari influencer yang memang belum pernah sama sekali bekerjasama dengan brand kompetitor. Selain itu kamu juga perlu mencari tahu, apakah influencer tersebut pernah memposting sesuatu yang negatif ke akun media sosialnya. Semua itu penting kamu lakukan demi menjaga reputasi serta nama baik dari bbrand yang sedang kamu bangun.

Demikianlah pembahasan singkat kami untuk tips memilih influencer yang tepat untuk keperluan branding kamu. Selalu jeli dan teliti adalah kunci utama untuk mendapatkan influencer yang sesuai dengan keinginan. Meski memakan waktu sedikit lebih lama namun demi membangun brand yang baik di mata konsumen, memilih influencer yang tepat merupakan sesuatu yang penting untuk dilakukan.
أحدث أقدم