Memanfaatkan Peluang Dikala Senggang untuk Menghasilkan Cuan dan Produktif dari Usaha Sampingan (Side Hustle)

This content uses Indonesian, please change to your language by pressing the translate button below.
Thank you for your visit.

KURAZONE
~ Setiap orang pastinya pernah memikirkan tentang penghasilan sampingan atau penghasilan tambahan diluar pekerjaan utama mereka, hal ini biasanya terpikirkan untuk memperbaiki kebutuhan ekonomi dalam keluarga. 

Pekerjaan sampingan atau side hustle bisa berbagai macam bentuknya. Namun, untuk kali ini adalah side hustle versi saya pribadi, yaitu membuka usaha toko kelontong kecil-kecilan dan sebagai penetas telur menthok.
Hal terpenting yang harus diingat adalah sebelum membuka usaha sampingan alangkah baiknya jika memantapkan niat dan meminta restu orang tua supaya usaha sampingan ini bisa berjalan dengan lancar. Selama usaha tersebut halal, Insha Allah rejeki akan datang.

1. Membuka Toko Kelontong kecil-kecilan

Toko kelontong biasanya identik dengan barang-barang keperluan rumah tangga, mulai dari kebutuhan dapur, kamar mandi, jajanan anak-anak hingga rokok. Sehingga untuk mendapatkan stok barangnya pun cukup mudah di toko grosir.

Namun, toko kelontong yang saya kelola ini tidaklah begitu besar. Karena memang niatnya hanya sebagai usaha sampingan saja dan untuk menambah pekerjaan biar tidak jenuh dirumah, maka stok barang yang disediakan adalah barang-barang yang paling umum dicari oleh orang-orang sekitar saja. Seperti :
  • Rokok
  • Korek api
  • Mie
  • Minyak goreng
  • Kopi sachetan
  • Minuman ringan
  • Pasta gigi, shampoo dan sabun (Mandi/Cuci Baju/Cuci Piring)
  • Gula, kecap dan berbagai bumbu dapur lainnya
  • Jajan
Mengingat lokasi rumah yang dekat dengan kost-kost an, maka barang-barang kebutuhan sehari-hari diatas bisa laris untuk dijual.
Lalu, bagaimana jika ada orang yang mau beli tapi barang yang dicari tidak ada? Maka, dengan berat hati saya mengatakan : "Maaf, stocknya habis!" Ini hanya teknik marketing saja biar orang berpikir bahwa saya jualan barang tersebut tapi stock sedang habis (berharap pembeli datang kembali ketika saya sudah memiliki stok barangnya), berbeda halnya jika saya mengatakan : "Maaf, barang tidak ada!" atau "Tidak jual barang tersebut!".

Dari barang yang belum tersedia, saya mencatatnya dan akan mensupply barang tersebut jika sudah ada modal nantinya. Sehingga, toko kelontong yang terlihat kecil ini akan nampak lengkap dikemudian hari.

Modal Toko Kelontong

Modal untuk membuka usaha toko kelontong ini adalah hasil tabungan dari gaji pekerjaan utama. Untuk menjalankan usaha ini saya tidak langsung menggunakan semua tabungan saya. Tetapi menyisihkan tabungan khusus yang nantinya dipakai untuk modal toko kelontong. Ketika tabungan sudah dirasa cukup, maka saya memberanikan diri untuk membuka usaha ini. Dimulai dengan membeli etalase bekas dan belanja barang menyesuaikan modal.

Toko Kelontong kecil-kecilan yang saya kelola

Bagaimana penghasilannya?

Dikarenakan toko kelontongnya adalah usaha sampingan, maka toko kelontong ini saya buka setelah pulang kerja (ba'da maghrib). Jika tanggal merah, toko kelontongnya buka mulai jam 8 pagi dan tutup pada jam 10 malam. Meskipun begitu, penghasilan yang diperoleh cukup lumayan lho, khususnya untuk penjualan Rokok. Dari penjualan 1 bungkus rokok saja ada yang memberikan keuntungan kisaran Rp. 800,- hingga Rp. 1000,- (tergantung merk rokok dan harga grosirnya).

Dari keuntungan yang kecil ini apabila ditekuni secara konsisten dan telaten maka bisa menjadi modal tambahan untuk memperbanyak jumlah stok barang, yang semulanya mensupply 10 rokok, selanjutnya bisa mensupply menjadi 15 rokok bahkan kelipatannya. Itu masih rokok, belum barang lainnya. 

Trik meningkatkan penjualan dari Toko Kelontong

Menjaga toko kelontong tidak selamanya bisa saya lakukan setiap hari. Dikarenakan saya sudah punya pekerjaan utama, maka toko kelontong akan saya tinggal selama saya bekerja diluar (kurang lebih selama 8 jam). Ketika pulang dari kerja, maka toko kelontong akan saya buka.

Untuk meningkatkan penjualan dari toko kelontong ketika saya bekerja diluar rumah, saya biasanya membawa kardus kecil yang saya isi dengan berbagai macam rokok untuk diedarkan ke teman kantor, atau bisa juga membawa kaleng rokok eceran yang penampakannya seperti ini;

Bermacam-macam rokok yang saya edarkan ketika berada diluar rumah

Kaleng rokok yang saya bawa untuk menjual rokok batangan (eceran)

Trik ini saya gunakan ketika sedang jam istirahat saja ketika para teman kantor lagi makan siang bersama. Lumayan-lah jika ada yang beli 1 atau 3 bungkus rokok saja.

2. Sebagai Penjual Minthi (Anak Menthok) & Penetas Telur Mentok

Usaha sampingan yang kedua adalah sebagai penjual minthi (anak menthok) dan sebagai penetas telur menthok. Awalnya, saya belum tertarik menjalankan usaha ini, namun ketika saudara saya kehabisan tempat untuk menetaskan telur menthok, mereka meminjam tempat dirumah saya untuk menetaskan telur. Sehingga saya tertarik dengan usaha ini dan diajarkan bagaimana cara mengelolanya.

Modal yang diperlukan

Modal dari segi bibitnya cukup terjangkau, dengan menyisihkan uang sebesar kurang lebih 500rb untuk membeli 1 ekor Jantan Menthok dan 4 ekor Betina Menthok yang sudah dewasa (siap kawin). Sisanya adalah modal untuk kebutuhan pakan dan peralatan penetas telur. Beberapa peralatan yang diperlukan untuk menjalankan usaha ini adalah :
  • Kandang penetas telur, saya menggunakan kardus bekas mie instant atau kardus bekas botol minuman. Ini nantinya bisa dipakai untuk wadah telur atau minthinya (setelah menetas nanti)
  • Lampu dop kuning 5 watt beserta kabel
  • Alat pengukur suhu
  • Tatakan telur
  • Semprotan kecil
  • Senter kecil
Penasaran bentuknya seperti apa? Ini dia..

2 kardus bekas yang dilakban, dilubangi dan dijadikan 1 sebagai tempat penetas telur

Bagian dalam kardus sebelah kanan

Bagian dalam kardus sebelah kiri

Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini saya ambil dari keuntungan usaha toko kelontong yang dibahas diatas tadi.
Untuk kebutuhan makan dan minum 1 ekor jantan dan 4 ekor betina dewasa, bisa disamakan seperti merawat ayam. Bisa diberikan pardok maupun olahan potongan rumput dan makanan sisa, tak lupa juga pemberian air minum yang cukup, serta tempat/kandang yang selalu dibersihkan. Kesehatan para menthok juga bisa mempengaruhi kondisi telurnya, apakah nanti telur menetas dengan sehat atau malah prematur.

5 ekor menthok sebagai indukan (1 ekor jantan, 4 ekor betina)

Bagaimana penghasilannya?

Penghasilan dari usaha ini sangat bervariasi tergantung berapa ekor yang dijual dan kapan penjualannya, seperti;
  • Menjual minthi berusia 1 minggu setelah menetas [*Harga : Rp. 15rb/ekor]
  • Menjual minthi usia 3 bulan [*Harga : Rp. 50rb/ekor]
  • Menjual minthi usia 7 bulan (kalau ini bukan minthi lagi namanya, karena sudah termasuk dewasa/siap kawin) [*Harga : Rp. 75rb/ekor]
*Harga yang ditentukan bisa bervariasi berdasarkan harga pasar didaerah masing-masing
Untuk menghasilkan cuan yang lebih banyak, ada beberapa minthi yang sengaja tidak dijual, tetapi dirawat hingga dewasa, yang nantinya sebagai induk tambahan. Sehigga produksi telurnya akan meningkat lebih banyak lagi.

Trik Penjualan

Cukup promosikan melalui sosial media disertai dengan caption, gambar dan video yang menarik atau menawarkan ke pedagang unggas maupun penjual makanan (warung/restoran) dengan harga yang terjangkau di wilayah sekitar. Promosi usaha juga bisa dilakukan dengan cara membuat web atau toko online yang bisa dipesan melalui Sahabat Hosting, dapatkan juga informasi tentang harga Domain dan Hosting Murah di Sahabat Hosting.

Tips

Berikut ini adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan agar menghasilkan minthi yang sehat sampai bisa dijual:
  1. Jangan lupa untuk mencatat kapan telur diambil dari sarangnya
  2. Catat tanggal peletakan telur ke penetas telur (dengan menulisnya menggunakan spidol pada cangkangnya dan bedakan warna spidolnya untuk mengetahui telur tersebut dari induk yang mana)
  3. Gunakan pengaturan suhu : 
    • apabila suhu 36,5°C lampu dop akan menyala
    • apabila suhu 38°C lampu akan mati
  4. Putar posisi telur dan semprot cangkang telur dengan air campuran minyak tawon tiap 8 jam
  5. Beri wadah air dibawah tatakan penyangga telur supaya menjaga kelembaban
  6. Jika usia telur sekitar 1 sampai 2 minggu, periksa telur dengan menggunakan senter :
    • apabila telur terlihat cerah/terang : kondisi telur baik/bagus
    • apabila telur terlihat buram/keruh : kondisi telur rusak/busuk
  7. Apabila sudah waktunya menetas, bantu si minthi mengelupas cangkang pada bagian mulutnya secara perlahan supaya bisa bernapas, sisanya biarkan dia lepas dari cangkangnya sendiri. Sampai tahap ini pantau perkembangannya tiap 30-60 menit kedepan, berikan semprotan air supaya terjaga kelembabannya dan terhindar dari kerumunan semut
Momen mengharukan ketika para minthi berjuang untuk menetas

Dalam menjalankan usaha ini diperlukan mental yang kuat karena berkaitan dengan nyawa. Jadi, jangan kaget apabila menemukan kondisi telur yang busuk, minthi yang terlahir prematur, minthi yang lahir tidak sempurna kemudian meninggal, bahkan minthi yang berhasil menetas sempurna namun tidak memiliki tenaga lagi untuk bertahan hidup. 

Dari sekian banyaknya telur yang akan ditetaskan, memang tidak semuanya akan berhasil. Pasti ada 1 atau 3 telur yang gagal menetas.


Jika para minthi sudah berhasil menetas, letakkan pada kardus lain. Setelah 4-7 hari akan terlihat minthi mana saja yang memiliki tubuh besar dan kecil. Pisahkan mereka supaya minthi kecil tidak terinjak-injak oleh minthi besar.  




Note:
Usaha sampingan terkadang lebih menyenangkan ketimbang pekerjaan utama, karena didalamnya kita bisa mendapatkan banyak sekali wawasan dan pengalaman baru, sehingga ada hal menantang ketika kita mengexplore-nya. Apalagi jika cuannya gede, bisa menyisihkan dana untuk tabungan maupun dana untuk bersedekah. Cuan dapat, pahala dapat. Makmur deh!

Itulah sedikit ulasan mengenai apa yang saya lakukan dikala senggang untuk mendapatkan cuan dan produktif dari usaha sampingan atau side hustle. Semoga bisa memberikan gambaran kepada pembaca bahwa usaha sampingan pun bisa lebih cuan dari pekerjaan utama, namun bukan berarti anda harus resign dari pekerjaan utama anda apabila penghasilan dari side hustle lebih besar. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Goodluck!
أحدث أقدم